Thursday, October 1, 2015

Penjelasan Kanker Getah Bening Stadium 4

BLOGKITABAY- Kanker merupakan penyakit yang paling berbahaya dalam kehidupan manusia, berdasarkan penelitian, kanker dapat dibagi menjadi beberapa jenis, pada kesempatan kali ini saya akan sedikit memaparkan penjelasan mengenai kanker getah bening. bagi sahabat yang belum mengenal jenis kanker ini, yuk sama-sama kita sedikit simak pemaparan mengenai kanker getah bening  :


Limfoma adalah kanker kelenjar getah bening. Seperti semua kanker, penyakit ini adalah pertumbuhan yang tidak terkontrol dari sel-sel di sekitar kelenjar getah bening.

Limfoma berkembang sebagai benjolan di daerah node, biasanya di belakang leher, ketiak dan daerah pangkal paha. Tidak semua limfoma tumbuh di daerah terdeteksi. Setelah benjolan mengembangkan pemantauan hati-hati diperlukan. Setiap kali terjadi benjolan, dapat disebabkan antara lain :

1. infeksi virus, yang dapat dengan mudah disembuhkan dengan antibiotik dan biasanya hanya berlangsung satu atau dua minggu.
2. Tuberkulosis, yang terdeteksi pada tahap awal dapat dengan mudah disembuhkan, dan yang akan memerlukan perawatan medis yang lebih khusus dan perawatan.
3. Kanker, yang hanya dapat dikonfirmasi oleh biopsi. Jika ada benjolan beberapa yang telah berkembang selama beberapa waktu, sangat penting untuk mendapatkan benjolan diperiksa oleh hematologi.

Selain itu, tanda-tanda nyata dari penyakit yang satu ini adalah keringat dingin di malam hari, kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan yang drastis dan kelesuan.

Limfoma cukup rumit dan memiliki berbagai jenis dan subtipe limfoma tetapi umumnya dapat dibagi menjadi dua kategori besar, yaitu Hodgkins dan Non-Hodgkin. Limfoma Hodgkins jauh lebih dapat disembuhkan dan prognosis sangat baik dibandingkan Limfoma Non-Hodgkin.

Berikut ini beberapa tingkatan stadium pada kanker getah bening :

Stadium 1 Limfoma berada pada satu kelompok kelenjar getah bening.

Stadium 2 Limfoma berada pada dua atau lebih kelompok kelenjar getah bening, dan berada pada satu sisi diafragma (sekat antara rongga perut dan rongga dada).

Stadium 3 Ada lebih dari dua kelompok kelenjar getah bening yang berada pada dua sisi diafragma.

Stadium 4 Limfoma telah terjadi di organ tubuh lain seperti di paru-paru, perut atau di sumsum tulang.

Jika kanker dalam tahap cukup maju seperti di stadium 3 dan 4, maka proses penyembuhan perlu dilakukan secara penuh melalui pengobatan kemoterapi.

Setelah biopsi telah mengkonfirmasi bahwa tumor adalah kanker, CT scan biasanya dilakukan untuk tahap kanker. Pada limfoma, keran sumsum tulang biasanya dilakukan untuk memeriksa apakah sumsum tulang membawa kanker juga. CT scan juga dilakukan secara teratur selama Kemoterapi untuk menentukan kemanjuran pengobatan itu. Jika pengobatan saat ini tidak efektif, dokter akan beralih ke rejimen kemoterapi. Pada akhir perawatan, CT scan dan akhir PET scan dilakukan untuk mengkonfirmasi adanya sel-sel kanker. Pengobatan kemoterapi dapat berlangsung antara enam sampai delapan bulan dan satu bulan lebih untuk memulihkan diri dari efek Kemoterapi.

Sekianlah artikel sederhana kali ini yang memberikan sedikit penjelasan mengenai kanker getah bening, sebagai antisipasi dari penyakit ini, sudah seharusnya kita menjaga pola hidup sehat dan mengkonsumsi makanan dan minuman yang baik. Mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan. Semoga dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih

Monday, May 4, 2015

Pengertian Kanker Hati Dan Faktor Penyebabnya

BLOGKITABAY- Pada umumnya, kanker hati bisa menyerang siapa saja, baik anak-anak atau pun orang dewasa. Kanker hati adalah kanker yang disebabkan oleh adanya tumor yang ditimbulkan dari pertumbuhan sel hati secara tidak normal dan bukan akbiat keganasan dari organ lain dan menyebar ke hati. kanker hati sering menyebabkan keluhan hanya setelah beberapa waktu dan kemudian mengalami gejala seperti penyakit kuning, anoreksia, kelelahan dan nyeri.

Di Indonesia, diperkirakan terdapat sekitar 33.000 kasus baru kanker hati setiap tahunnya. Angka ini diperkirakan akan meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penderita hepatitis B dan C yang saat ini mencapai 30 juta jiwa.



Lalu apakah yang menjadi penyebab dari adanya kanker hati ?

Berdasarkan informasi yang dikutip dari beberapa sumber, kanker disebabkan kerusakan pada sel-sel hati, seperti sirosis atau pengerasan hati, hepatitis B, C yang sangat kronis. paparan senyawa beracun aflatoksin, penyakit glikogen pada anak dan diabetes, 

Adakah gejala-gejala yang ditimbulkan dari penyakit Kanker Hati ?

Berbicara tentang gejala kanker hati, biasanya orang tidak akan menunjukkan tanda-tanda bahwa mereka memiliki kanker pada tahap awal penyakit. Jika ada tanda-tanda muncul, bisa meliputi penurunan berat badan drastis, kehilangan nafsu makan, sering mengalami nyeri pada daerah perut bagian atas, warna kekuningan pada mata dan kulit, pembengkakan perut, pembesaran hati, kelelahan kronis dan kelemahan, serta muntah. Jika Anda melihat jenis gejala-gejala kanker hati, segera periksakan ke dokter, Mereka akan melakukan tes yang diperlukan dan diagnosis yang berkaitan dengan penyakit ini.

Bagaimana melakukan pencegahan terhadap penyakit kanker hati ?

Resiko kanker hati dapat dikurangi dengan menerapkan gaya hidup sehat seperti olah raga teratur dan mengaja pola makanan, dan menghindari konsumsi minuman keras dan rokok. selain itu pencegahan kanker hati juga dapat dilakukan dengan memberi vaksin pelawan hepatitis.

Nah, itulah sedikit pemaparan kali ini mengenai pengertian dari penyakit Kanker Hati. semoga dapat menambah wawasan kita untuk lebih menjaga pola hidup sehat.

Sumber : Merdeka.com / alodokter.com

Friday, April 10, 2015

Pengertian HIV-Aids dan Faktor Penyebabnya


BLOGKITABAY- Tak pernah terlintas dipikiran kita semua untuk membhayangkan penyakit mematikan ini, mendengar namanya saja sudah cukup seramkan sahabat. namun tahukah kalian apa yang dimaksud dengan HIV-Aids ? sebagian masyarakat awam masih bertanya-tanya akan pengertian dari kata tersebut.

HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus yang menyebabkan Aids dengan menyerang sel darah putih yang bernama sel CD4 sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada sistem kekebalan manusia yang pada akhirnya tidak dapat bertahan dari gangguan penyakit sekalipun itu penyakit ringan.Virus HIV menyerang sel CD4 dan merubahnya menjadi tempat berkembang biak Virus HIV baru kemudian merusaknya sehingga tidak dapat digunakan lagi. Sel darah putih sangat diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh. Tanpa kekebalan tubuh maka ketika diserang penyakit maka tubuh kita tidak memiliki pelindung. Dampaknya adalah kita dapat meninggal dunia terkena pilek biasa.

Sedangkan AIDS merupakan singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome yang merupakan dampak atau efek dari perkembang biakan virus hiv dalam tubuh makhluk hidup. Virus HIV membutuhkan waktu untuk menyebabkan sindrom AIDS yang mematikan dan sangat berbahaya. Penyakit AIDS disebabkan oleh melemah atau menghilangnya sistem kekebalan tubuh yang tadinya dimiliki karena sel CD4 pada sel darah putih yang banyak dirusak oleh Virus HIV.

Ketika kita terkena Virus HIV kita tidak langsung terkena AIDS. Untuk menjadi AIDS dibutuhkan waktu yang lama, yaitu beberapa tahun untuk dapat menjadi AIDS yang mematikan. Seseorang dapat menjadi HIV positif. Saat ini tidak ada obat, serum maupun vaksin yang dapat menyembuhkan manusia dari Virus HIV penyebab penyakit AIDS. Hiv Aids dapat menular kepada siapa saja, berikut ini adalah beberapa contoh yang dapat menyebabkan terlularnya penyakit hiv-aids :

• Lewat cairan darah.



Melalui transfusi darah / produk darah yg sudah tercemar HIV
Lewat pemakaian jarum suntik yang sudah tercemar HIV, yang dipakai bergantian tanpa disterilkan, misalnya pemakaian jarum suntik dikalangan pengguna Narkotika Suntikan
Melalui pemakaian jarum suntik yang berulangkali dalam kegiatan lain, misalnya : peyuntikan obat, imunisasi, pemakaian alat tusuk yang menembus kulit, misalnya alat tindik, tato, dan alat facial wajah


• Lewat cairan sperma dan cairan vagina.

Melalui hubungan seks penetratif (penis masuk kedalam Vagina/Anus), tanpa menggunakan kondom, sehingga memungkinkan tercampurnya cairan sperma dengan cairan vagina (untuk hubungan seks lewat vagina) atau tercampurnya cairan sperma dengan darah, yang mungkin terjadi dalam hubungan seks lewat anus.



• Lewat Air Susu Ibu.

Penularan ini dimungkinkan dari seorang ibu hamil yang HIV positif, dan melahirkan lewat vagina; kemudian menyusui bayinya dengan ASI.Kemungkinan penularan dari ibu ke bayi (Mother-to-Child Transmission) ini berkisar hingga 30%, artinya dari setiap 10 kehamilan dari ibu HIV positif kemungkinan ada 3 bayi yang lahir dengan HIV positif.



• Melalui hubungan seksual

Dalam satu kali hubungan seks secara tidak aman dengan orang yang terinfeksi HIV dapat terjadi penularan. Walaupun secara statistik kemungkinan ini antara 0,1% hingga 1% (jauh dibawah risiko penularan HIV melalui transfusi darah) tetapi lebih dari 90% kasus penularan HIV/AIDS terjadi melalui hubungan seks yang tidak aman.

Selain itu berhubungan seksual secara anal (lewat dubur) paling berisiko menularkan HIV, karena epitel mukosa anus relatif tipis dan lebih mudah terluka dibandingkan epitel dinding vagina, sehingga HIV lebih mudah masuk ke aliran darah. Dalam berhubungan seks vaginal, perempuan lebih besar risikonya daripada pria karena selaput lendir vagina cukup rapuh. Disamping itu karena cairan sperma akan menetap cukup lama di dalam vagina, kesempatan HIV masuk ke aliran darah menjadi lebih tinggi. HIV di cairan vagina atau darah tersebut, juga dapat masuk ke aliran darah melalui saluran kencing pasangannya.


AIDS tidak ditularkan melalui:

• Makan dan minum bersama, atau pemakaian alat makan minum bersama.

• Pemakaian fasilitas umum bersama, seperti telepon umum, WC umum, dan kolam renang.

• Ciuman, senggolan, pelukan dan kegiatan sehari-hari lainnya.
• Lewat keringat, atau gigitan nyamuk


Cara pencegahan dari penyakit Hiv-Adis:

• Gunakan selalu jarum suntik yang steril dan baru setiap kali akan melakukan penyuntikan atau proses lain yang mengakibatkan terjadinya luka

• Selalu menerapkan kewaspadaan mengenai seks aman (artinya : hubungan seks yang tidak memungkinkan tercampurnya cairan kelamin, karena hal ini memungkinkan penularan HIV)

• Bila ibu hamil dalam keadaan HIV positif sebaiknya diberitahu tentang semua resiko dan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi pada dirinya sendiri dan bayinya, sehingga keputusan untuk menyusui bayi dengan ASI sendiri bisa dipertimbangkan.
Ada tiga cara:

 Abstinensi (atau puasa, tidak melakukan hubungan seks)

• Melakukan prinsip monogami yaitu tidak berganti-ganti pasangan dan saling setia kepada pasangannya

• Untuk yang melakukan hubungan seksual yang mengandung risiko, dianjurkan melakukan seks aman termasuk menggunakan kondom
Ada dua hal yang perlu diperhatikan:

• Semua alat yang menembus kulit dan darah (jarum suntik, jarum tato, atau pisau cukur) harus disterilisasi dengan benar

• Jangan memakai jarum suntik atau alat yang menembus kulit bergantian dengan orang lain


TANDA-TANDA SESEORANG TERTULAR HIV :

Sebenarnya tidak ada tanda-tanda khusus yang bisa menandai apakah seseorang telah tertular HIV, karena keberadaan virus HIV sendiri membutuhkan waktu yang cukup panjang (5 sampai 10 tahun hingga mencapai masa yang disebut fullblown AIDS). Adanya HIV di dalam darah bisa terjadi tanpa seseorang menunjukan gejala penyakit tertentu dan ini disebut masa HIV positif. Bila seseorang terinfeksi HIV untuk pertama kali dan kemudian memeriksakan diri dengan menjalani tes darah, maka dalam tes pertama tersebut belum tentu dapat dideteksi adanya virus HIV di dalam darah. Hal ini disebabkan kaena tubuh kita membutuhkan waktu sekitar 3 – 6 bulan untuk membentuk antibodi yang nantinya akan dideteksi oleh tes darah tersebut. Masa ini disebut window period (periode jendela) . Dalam masa ini , bila orang tersebut ternyata sudah mempunyai virus HIV di dalam tubuhnya (walau pun belum bisa di deteksi melalui tes darah), ia sudah bisa menularkan HIV melalui perilaku yang disebutkan di atas tadi.



Secara umum, tanda-tanda utama yang terlihat pada seseorang yang sudah sampai pada tahapan AIDS adalah:

• Berat badan menurun lebih dari 10% dalam waktu singkat
• Demam tinggi berkepanjangan (lebih dari satu bulan)
• Diare berkepanjangan (lebih dri satu bulan)

Sedangkan gejala-gejala tambahan berupa :

• Batuk berkepanjagan (lebih dari satu bulan)

• Kelainan kulit dan iritasi (gatal)

• Infeksi jamur pada mulut dan kerongkongan
• Pembengkakan kelenjar getah bening di seluruh tubuh, seperti di bawah telinga, leher, ketiak dan lipatan paha.

Refrensi : Logong tanah, Selgomz.com

Thursday, March 5, 2015

7 Kebiasaan Buruk Ini Dapat Merusak Ginjal

BLOGKITABAY- Ginjal merupakan salah satu organ vital dalam tubuh kita, dengan menjaga kesehatan ginjal, maka kita akan dapat menikmati hidup. Namun sebaliknya, apabila kondisi ginjal kita memburuk tentu itu akan mempengaruhi kesehatan ginjal dan akan banyak penyakit yang dapat menyerang tubuh kita seperti gagal ginjal, batu ginjal dan penyakit lainnya. menjaga ginjal agar tetap sehat yakni dengan mengatur pola hidup sehat dan menghindari kebiasaan buruk yang bisa merusak ginjal. 

Seperti yang dilangsir dari situs Viva, Berikut ini adalah 7 kebiasan buruk yang bisa merusak ginjal :

1. Rokok
Tentunya kita semua tahu bahwa rokok merupakan penyebab yang bisa merusak kesehatan ginjal. Rokok dapat menggangu sirkulasi ke berbagai organ vital. Apabila sirkulasi terganggu, maka asupan darah menuju ginjal juga akan terganggu dan dapat membuat ginjal menjadi rusak.

2. Meminum-minuman Soda
Berdasarkan penelitian, apabila anda meminum soda 2 gelas seharinya, maka anda beresiko untuk terkena penyakit ginjal kronis, karena minuman ini memiliki kadar asam fosfat yang tinggi.

3. Kelebihan Garam
Jika anda kelebihan mengkonsumsi garam terlalu banyak, maka beban ginjal otomatis akan menjadi berat dan ginjal akan kesulitan membuang kadar garam yang terlalu banyak.

4. Kurang Berolahraga
Menurut penelitian, dengan rajin berolahraga dapat mengurangi masalah pada ginjal, melakukan olahraga yang cukup akan mengurangi resiko masalah ginjal sampai 30persen.

5. Kurang Minum Air
Kurang minum air dapat membuat racun di dalam tubuh menjadi menumpuk, hal ini dapat membuat ginjal menjadi rusak.

6. Kekurangan Mineral
Jika kalian kekurangan mineral magnesium, maka tubuh kalian tidak akan untuk menyerap kalsium dengan baik, hal ini tentu dapat menyebabkan kalian terkena batu ginjal.

7. Sering Menahan Kencing
Kebiasan buruk ini biasanya dilakukan ketika kita sedang sibuk dengan aktivitas yang kita kerjakan, namun perlu diketahui bahwa keseringan menahan kencing pada waktu yang cukup lama dapat membuat kandung kemih menjadi tertekan, hal ini tentu saja dapat membuat ginjal menjadi bermasalah.

Sekianlah postingan artikel sederhana kali ini, semoga bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih telah berkunjung.

Sunday, March 1, 2015

Penjelasan Penyakit Kanker dan Tanda-Tandanya

BLOGKITABAY- Penyakit kanker merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan paling ditakuti oleh setiap manusia. Kebanyak penyakit kanker menyebabkan kematian. Berdasarkan survey yang dilakukan terdapat bahwa di Amerika serikat dan negara berkembangkan lainnya kanker menyebabkan sekitar 25% dari seluruh kematian. Dalam setahun, sekitar 0,5% dari populasi terdiagnosa kanker. 

Di Indonesia sendiri, kanker menjadi penyumbangkan kematian terbesar ketiga setelah penyakit jantung, adapun penyebab utamanya ialah pola hidup yang tidak sehat, kurang olahraga, merokok, dan pola makanan yang tidak sehat. Rokok menjadi penyebab utama kanker, sekitar 22% kematian disebabkan karena kanker dan 71% kematian karena kanker paru-paru di seluruh dunia.



Penyebab kanker berasal dari asal muasal satu sel, perubahan dari sel normal menjadi sel tumor adalah proses banyak fase. perubahan tersebut ditimbulkan dari interaksi faktor genetika seseorang dan tiga kategori penyebab eksternal. Menurut WHO (World Health Organization) ketiga kategori tersebut mencakup :

a. Physical Carcinogen, seperti Ultraviolet dan radiasi on
b. Chemical Carcinogen, misalnya ansestos (komponen rokok) aflatoksin (kontiminan makanan) dan arsenik.
c. Biologycal Carcinogen, seperti infeksi virus, bakteri dan parasit.

Adapun beberapa penyebab lain yang dapat menyebabkan kanker yaitu infeksi kronis hepatitis B (HBV) hepatitis C ( HCV) dan juga beberapa tipe human vivilloma virus (HPV) atau yang lebih dikenal dengan kanker leher rahim.

Penyakit Kanker dapat dilawan dan disembuhkan jika perawatan dilakukan mulai sejak awal. untuk itu perilaku hidup menjadi faktor utama dari penyebab timbulnya penyakit kanker pada diri manusia diluar faktor keturunan, lingkungan, pemanfaatan jasa kesehatan layanan yang ada. 

Tanda-Tanda Penyebab Penyakit Kanker :

Ada beberapa tanda-tanda yang dapat menyebabkan jika kalian terinfeksi penyakit kanker seperti berikut :

1. Rasa sakit tak kunjung sembuh
2. Perubahan dari kebiasaan usus normal 
3. Perubahan pada tahi lalat atau tompel 
4. Adanya benjolan disekitar payudara atau bagian tubuh lainnya
5. Suara serak atau batuk yang terus-menerus
6. Berkurangnya pendengaran, diiringi suara bising di kuping yang sama
7. Adanya pendarahan yang tidak normal atau keluarnya cairan

Tanda-tanda ini tidak serta-merta menandakan jika terinfeksi kanker, namun, bila terjadi terus-menerus, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

Sumber : Selgomz.com